Banjarmasin, Kabarkriminal.online –
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, resmi menutup kegiatan Pelatihan Kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang berlangsung di Aula Lapas, Jumat (29/08).
Pelatihan yang digelar bekerja sama dengan CV. Jasa Indah Mandiri ini berfokus pada bidang manufaktur, meliputi pembuatan kerajinan dari batok kelapa serta keterampilan pertukangan besi.
Dalam sambutannya, Kalapas menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami berharap keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal positif bagi WBP setelah selesai menjalani masa pidana, sehingga mereka mampu mandiri dan produktif di tengah masyarakat,” ujar Herriansyah.
Pada kesempatan itu, Kalapas juga menyerahkan sertifikat pelatihan secara simbolis kepada perwakilan WBP sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi dan keseriusan mereka.
Kasi Kegiatan Kerja (Giatja) Lapas Banjarmasin, Hazairin, menegaskan bahwa pembinaan kemandirian ini tidak hanya sebatas pelatihan, melainkan bekal nyata untuk menyiapkan masa depan WBP.
“Kami ingin memastikan setelah bebas nanti, WBP memiliki keahlian yang bisa langsung diterapkan, baik untuk bekerja maupun membuka usaha mandiri,” jelasnya.
Turut hadir Direktur CV. Jasa Indah Mandiri, Irni Oktavia, S.Sn., M.Sn., yang menyampaikan dukungan penuh terhadap program pembinaan kemandirian di Lapas.
“Kami bangga bisa berkontribusi dalam memberikan pelatihan keterampilan ini. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi modal berharga bagi WBP untuk berkarya dan menatap masa depan lebih baik,” tutur Irni.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Lapas Banjarmasin dalam membina WBP melalui program kemandirian, sejalan dengan tujuan Pemasyarakatan untuk mengembalikan mereka menjadi manusia seutuhnya, menyadari kesalahan, memperbaiki diri, serta tidak mengulangi tindak pidana. (Humas Lapas Banjarmasin)